Bab ini menguraikan bagaimana
antarmuka jaringan di Linux dikonfigurasi sehingga memberikan fungsi jaringan
yang diharapkan.
Pembaca akan memahami file-file
apa yang harus dikonfigurasi.
Pada Linux Redhat, semua
komunikasi jaringan terjadi antara interface (seperti NIC) yang telah
dikonfigurasi dan peralatan jaringan fisik yang terkoneksi ke komputer.
File Konfigurasi Interface
Adalah file-file
paling penting yang digunakan oleh Linux Redhat untuk konfigurasi jaringan.
Pemahaman terhadap peranan file-file ini di dalam seting jaringan akan sangat
bermanfaat pada waktu mengatur sistem secara keseluruhan.
File-file
tersebut adalah :
1.
/etc/hosts.
Tujuan utama dari file ini adalah untuk me-resolve hostname
yang tidak dapat diresolve dengan cara lain. File ini juga dapat digunakan untuk
meresolve nama-nama host (mirip DNS server) pada suatu jaringan yang tidak
menggunakan DNS server. Minimal file ini harus berisi entry yang menentukan IP
address peralatan loopback (127.0.0.1) sebagai localhost.localdomain.
2. /etc/resolv.conf.
file ini menentukan IP address dari DNS server dan penacarian
domain (search domain). File ini
diperiksa dan diproses pada saat booting.
3.
/etc/sysconfig/network.
Menentukan informasi routing dan host untuk semua antarmuka
jaringan.
4. /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-<nama-interface>. setiap
antarmuka jaringan pada sistem Linux Redhat mempunyai konfigurasi, satu
interface dikonfigurasi di dalam satu file script. Setiap file script
memberikan informasi tertentu mengenai interface jaringan di dalamnya.
Konfigurasi Server FileKontrol
Berikut ini
adalah konfigurasi file ifcfg-eth0 yang
terletak di dalam direktori /etc/sysconfig/network-scripts/ :
# informasi
interface jaringan pertama ( ethernet0 )
DEVICE=eth0
ONBOOT=yes
IPADDR=192.168.0.253
NETMASK=255.255.255.0
Berikut ini
adalah isi file /etc/sysconfig/network :
# mengarahkan
server ini ke router koneksi Internet
NETWORKING=yes
HOSTNAME=FileKontrol.sitc.com
GATEWAY=192.168.0.254
Berikut anda
dapat menambahkan nama-nama host atau interface jaringan baik yang terdapat pada
server latihan maupun pada komputer lain ke dalam file /etc/hosts, misalnya sebagai berikut :
# menyimpan
informasi tentang host ini
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.0.253 FileKontrol.sitc.com FileKontrol
192.168.0.254 Proxy.sitc.com Proxy
Terakhir anda
harus menentukan dimana DNS server yang akan digunakan oleh server ini berada,
terutama saat berinternet. Komputer ini tidak dapat digunakan berinternet tanpa
adanya domain name server yang
dirujuk. Anda akan menginstal domain name server pada server Proxy sehingga
anda dapat mempunyai konfigurasi berikut pada file /etc/resolv.conf :
# informasi
mengenai resolver
domain sitc.com
search sitc.com
nameserver 192.168.0.254
Artinya server
ini menggunakan domain sitc.com yang berjalan pada server 192.168.0.254.
Selanjutnya anda
perlu mencoba setting yang telah diberikan. Agar konfigurasi yang baru dibuat
bekerja, anda harus merestart layanan jaringan pada server FileKontrol
menggunakan perintah :
[root@FileKontrol /]# service network restart
Atau
[root@FileKontrol /]# /etc/rc.d/init.d/network restart
Jika tidak
muncul kesalahan, berarti anda dapat menuju ke tahap pengujian lebih lanjut.
Gunakan perintah
ping untuk menguji apakah peralatan
jaringan bekerja sesuai konfigurasi.
[root@FileKontrol /]# ping 192.168.0.253
Jika tidak ada
masalah berarti Ethernet card telah bekerja dengan baik. Sekarang tulis
[root@FileKontrol /]# ping FileKontrol.sitc.com
Jika anda tidak
menemukan pesan kesalahan berarti nama host yang diberikan pada file network
telah bekerja dengan baik. Anda tinggal menunggu selesainya konfigurasi pada
server Proxy.
Server Proxy
Server Proxy
merupakan server paling penting di dalam jaringan ini. Server ini berfungsi
sebagai gateway bagi keluar masuknya data ke dalam jaringan 1925.168.0.0/24.
juga berfungsi sebagai domain name server
utama, sesuai namanya juga bertugas sebagai cache proxy server sehingga
kecepatan mendapatkan data dari internet menjadi lebih tinggi jika data
tersebut sudah pernah diambil atau dikunjungi.
Server Proxy
mempunyai 2 Ethernet card. Ethernet card pertama mempunyai IP Address
192.168.0.254 dan Ethernet card kedua 64.110.100.131.
Berikut ini
adalah konfigurasi Ethernet card pertama yang disimpan di dalam file
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 :
# menyimpan
informasi interface jaringan pertama
DEVICE=eth0
ONBOOT=yes
IPADDR=192.168.0.254
NETMASK=255.255.255.0
Sedangkan
konfigurasi Ethernet card kedua disimpan pada
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1 :
# menyimpan
informasi interface jaringan kedua
DEVICE=eth1
ONBOOT=yes
IPADDR=64.110.100.131
NETMASK=255.255.255.128
Konfigurasi dua
file tersebut memperlihatkan bahwa kedua Ethernet card berada pada jaringan
yang berbeda. Perhatikan perbedaan subnet mask yang digunakan. Lebih jelas
tentang perbedaan subnet dan jaringan ini dapat anda pelajari pada pemahaman IP
Address.
Sebagaimana
konfigurasi pada server FileKontrol, server Proxy juga mempunyai beberapa opsi
pada file /etc/sysconfig/network. Yang harus diatur :
# mengarahkan
gateway ini ke router untuk koneksi internet
NETWORKING=yes
HOSTNAME=Proxy.sitc.com
GATEWAY=64.110.100.129
GATEWAYDEV=eth1
Secara singkat
dapat dijeaskan bahwa konfigurasi di atas mengatur agar server Proxy
mengaktifkanfasilitas networknya. Komputer ini diberi nama Proxy.sitc.com.
server ini menggunakan sebuah router yang mempunyi IP address 64.110.100.129
sebagai gateway berikutnya. Artinya, data yang menuju ke Internet dari semua
komputer yang menjadikan server Proxy sebagai gateway seperti telah diset pada
server FileKontrol akan meneruskan paket-paket data tersebut ke router 64.110.134.142.
Pada baris
terakhir file /etc/sysconfig/network terdapat pernyataan GATEWAYDEV=eth1 yang menujukkan bahwa interface jaringan eth1
dijadikan sebagai divais gateway, peralatan yang menghubungkan server Proxy
dengan jaringan di luar jaringan publik 64.110.100.128 dan jaringan lokal
192.168.0.0. jadi, kemana pun data pada server proxy akan dibawa, selama tidak
menuju jaringan publik atau lokal akan selalu dilewatkan ke router.
Anda dapat
menjalankan perintah route –n untuk melihat route yang terbentuk oleh
konfigurasi yang telah dilakukan :
Kernel IP routing table
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface
64.110.100.128 0.0.0.0 255.255.255.128 U 0 0 eth1
192.168.0.0 0.0.0.0 255.255.255.0 U 0 0 eth0
192.168.0.0 0.0.0.0 255.255.255.0 U 0 0 eth1
127.0.0.1 0.0.0.0 255.0.0.0 U 0 0 lo
0.0.0.0 64.110.100.129 0.0.0.0 UG 0 0 eth1
Hasil
yang diberikan perintah route –n di atas menunjukkan koneksi ke jaringan
64.110.100.128 melewati divais Eth1 sedangkan koneksi ke 192.168.0.0 melewati
interface Eth0. untuk menuju Internet, jaringan 0.0.0.0 harus melewati router
64.110.100.129 melalui interface Eth1.
Anda
juga perlu mengkonfigurasi file /etc/hosts seperti di bawah ini :
#
menyimpan informasi tentang host ini
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.0.254 Proxy.sitc.com Proxy
64.110.100.131 Gate.sitc.com Gate
192.168.0.253 FileKontrol.sitc.com FileKontrol
192.168.0.252 Diskless.sitc.com Diskless
64.110.100.132 WebMail.sitc.com WebMail
File di atas
mendaftarkan semua nama dan IP address server yang digunakan dalam studi kasus
yang terdapat pada jaringan kantor pusat maupun di kantor cabang.
Jika IP address
dan nama-nama sever di atas dihilangkan, apakah koneksi server Proxy ke server
lain tersebut dapat berjalan? DAPAT. Koneksi pada dasarnya dilakukan
berdasarkan IP address bukan nama. Penggunaan nama hanya untuk memudahkan
penghapalan. Pada saat koneksi berdasarkan nama dibangun, sistem operasi akan
melakukan penerjemahan nama host ke IP address, kemudian membangun koneksi
dengan IP address yang diperoleh.
Sedangkan file
/etc/resolv.conf mempunyai konfigurasi sebagai berikut :
# informasi
mengenai resolver
domain sitc.com
search sitc.com
nameserver 192.168.0.254
sekarang, restart
konfigurasi network dengan menjalankan perintah berikut :
[root@Proxy /]# service network restart
Periksa koneksi
server Proxy terhadap server FileKontrol dengan menjalankan perintah ping di
konsol seperti berikut :
[root@Proxy /]# ping 192.168.0.253
Jika tidak ada pesan
error atau packet loss yang besar berarti koneksi telah berjalan baik.
Sekarang, untuk menguji apakah konfigurasi pada file /etc/hosts bekerja dengan
baik, lakukan ping menggunakan nama, misalnya :
[root@Proxy /]# ping FileKontrol.sitc.com
Atau
[root@Proxy /]# ping FileKontrol
Terakhir, anda
juga harus menguji koneksi ke jaringan publik, jika DVB dan Router telah diset
oleh vendor, lakukan ping ke kedua peralatan tersebut :
[root@FileKontrol /]# ping 64.110.100.129
[root@FileKontrol /]# ping 64.110.100.130
Jika anda tidak
menemukan pesan kesalahan berarti koneksi ke jaringan publik berjalan dengan
baik. Jika masih terjadi packet loss yang besar atau mucul pesan error maka
anda harus memeriksa file konfigurasi yang dibuat.
Setelah berhasil
mencoba koneksi ke Router, sebagai gateway maka anda sebaiknya menguji koneksi
server Proxy ke suatu komputer diluar jaringan publik, misalnya ke IP address
S0 pada Router dan pasangan IP address S0 pada router berikutnya.
[root@Proxy /]# ping 64.110.134.142
[root@Proxy /]# ping 64.110.134.141
Jika berhasil
berarti server Proxy telah siap digunakan sebagai gateway. Anda hanya perlu
membuat layanan tambahan agar komputer-komputer di dalam jaringan lokal dapat
mengakses Internet.
Server Diskless
Server Diskless
berada pada jaringan kantor cabang dan merupakan satu-satunya komputer yang
memiliki fasilitas lengkap. Server ini bertindak sebagai sentral atau indul
bagi komputer-komputer lain dikantor cabang yang tidak memiliki storage seperti
harddisk atau CDROM. Semua data yang diolah oleh kantor cabang disimpan pada
server Diskless. Selanjutnya data ini dapat diambil misalnya oleh pegawai yang
berada di kantor pusat.
Server ini
mempunyai sebuah ethernet card yang terhubung ke jaringan lokal 192.168.0.0/24.
berikut ini adalah konfigurasi file /etc/sysconfig/network-scipts/ifcfg-eth0 :
# menyimpan
informasi interface jaringan pertama
DEVICE=eth0
ONBOOT=yes
IPADDR=192.168.0.252
NETMASK=255.255.255.0
Agar komputer
ini dapat terkoneksi ke Internet maka diperlukan pengaturan gateway ke server
Proxy di dalam file /etc/sysconfig/network :
# mengarahkan
gateway ini ke router untuk koneksi Internet
NETWORKING=yes
HOSTNAME=Diskless.sitc.com
GATEWAY=192.168.0.254
Anda juga dapat
memasukkan nama-nama komputer yang sering diakses ke dalam file /etc/hosts:
# menyimpan
informasi tentang host ini
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.0.254 Proxy.sitc.com Proxy
192.168.0.253 FileKontrol.sitc.com FileKontrol
192.168.0.252 Diskless.sitc.com Diskless
Terakhir,
pada file /etc/resolv.conf tetnukan dimana domain server yang akan dirujuk
berada :
# informasi
mengenai resolver
domain sitc.com
search sitc.com
nameserver 192.168.0.254
restart
layanan jaringan dengan perintah :
[root@Diskless /]# service network restart
Selanjutnya
ping satu atau beberapa komputer pada jarignan lokal dan publik, misalnya :
[root@Diskless /]# ping FileKontrol
[root@Diskless /]# ping 64.110.100.129
Mungkin
anda akan mendapatkan suatu pesan kesalahan, misalnya yang muncul saat anda
melakukan ping ke 64.110.100.129. Hal ini dapat terjadi, misalnya karena
konfigurasi di gateway (Proxy.sitc.com) belum mengijinkan adanya paket data
yang masuk melalui eth0 untuk menuju ke eth1.
Server WebMail
Terakhir,
anda harus mngkonfigurasi antarmuka jaringan pada server WebMail. Server ini
hanya dapat terkoneksi langsung ke jaringan publik 64.110.100.128. Server ini
sengaja diletakkan di jaringan publik karena akan menyediakan layanan Web,
Email (termasuk webmail) dan FTP yang dapat diakses melalui Internet.
Server
ini hanya memiliki 1 Ethernet card yang akan diberi IP address 64.110.100.132.
Jelasnya perhatikan isi file /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 berikut
ini :
# menyimpan
informasi interface jaringan pertama
DEVICE=eth0
ONBOOT=yes
IPADDR=64.110.100.132
NETMASK=255.255.255.128
Anda
dapat membuat agar server ini menggunakan Router Sebagai gatewaynya, dengan
menyertakan baris GATEWAY=64.110.100.129 di dalam file /etc/sysconfig/network,
seperti berikut ini :
# mengarahkan
gateway ini ke router untuk koneksi Internet
NETWORKING=yes
HOSTNAME=WebMail.sitc.com
GATEWAY=64.110.100.129
Sedangkan
server name (DNS) yang dirujuk tetap server proxy yang oleh server WebMail
dikenal sebagai Gate.sitc.com. File /etc/resolv.conf menyimpan konfigurasi
resolver server ini :
# informasi
mengenai resolver
domain sitc.com
search sitc.com
nameserver 192.168.0.254
Jangan
lupa untuk menulis beberapa alamat dan nama server di dalam file /etc/hosts :
# menyimpan
informasi tentang host ini
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
64.110.100.132 WebMail.sitc.com WebMail
64.110.100.131 Gate.sitc.com Gate
Sekarang
restart layanan jaringan :
[root@WebMail /]# service network restart
Periksa
koneksi ke beberapa antarmuka jaringan, misalnya Gate.sitc.com dan
64.110.100.129 :
[root@WebMail /]# ping Gate.sitc.com
[root@WebMail /]# ping 64.110.100.129
[root@WebMail /]# ping 64.110.134.141
Tidak ada komentar:
Posting Komentar